DIALOGIS.CO, SAMARINDA – Suasana penuh semangat dan warna tersaji di Lapangan GOR Kadrie Oening, Samarinda, saat ribuan anggota Gerakan Pramuka menghadiri peringatan Hari Pramuka ke-64. Dari sekian banyak peserta, rombongan Pramuka Kutai Timur (Kutim) menjadi sorotan utama setelah dinobatkan sebagai Kwarcab Tergiat se-Kalimantan Timur dengan 14.910 poin.
Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji yang menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam membangun ketahanan bangsa melalui kolaborasi lintas generasi. Tema tahun ini, “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, dinilai sangat relevan dengan tantangan masa kini.
Kehadiran Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Mahyunadi, serta Ketua Kwarcab Asti Mazar Bulang menjadi momen penting bagi Kutim. Ardiansyah, dalam sambutannya, menekankan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar penghargaan, melainkan hasil kerja kolektif seluruh anggota Pramuka di Kutim.
“Ini prestasi seluruh keluarga besar Pramuka Kutim. Kami terus berupaya memberikan ruang bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi tangguh dan berintegritas,” katanya.
Di sisi lain, Asti Mazar Bulang menilai keberhasilan Kutim merupakan refleksi dari semangat gotong royong. Ia menyebut dukungan fasilitas seperti sekretariat ranting dan pembinaan saka-saka menjadi faktor kunci kesuksesan.
Upacara berakhir meriah dengan penampilan tarian semaphore dan jepun. Para tamu undangan, termasuk Wagub Kaltim dan kepala daerah, ikut menari bersama peserta. Keceriaan itu menggambarkan nilai kebersamaan dan persaudaraan yang menjadi napas Gerakan Pramuka — bahwa di balik barisan seragam cokelat, ada semangat besar untuk membangun bangsa. (adv/prokopimkutim/jn)







