DIALOGIS.CO, Tahun 2025 kembali menjadi momentum pencapaian penting bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Melalui berbagai program pembinaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kukar berhasil mengantar desa, kelurahan, dan RT binaannya meraih sejumlah penghargaan strategis pada tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Prestasi ini tidak hanya memperlihatkan kekompakan masyarakat, tetapi juga menunjukkan bagaimana inovasi pelayanan dasar telah menjadi motor penggerak keberhasilan di akar pemerintahan.
Dalam hasil penilaian provinsi tahun ini, Kukar mencatatkan nama Desa Suka Damai, Kecamatan Muara Badak, sebagai Juara 1 Lomba Posyandu 6 SPM untuk kategori desa. Kelurahan Handil Baru Darat di Kecamatan Samboja menyusul sebagai Juara 2 kategori kelurahan pada lomba yang sama.
Prestasi lainnya datang dari RT 02 Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana yang meraih juara dua Lomba RT, serta RT 09 Kelurahan Sarijaya, Kecamatan Sanga Sanga yang menyabet juara tiga. Kelurahan Baru di Kecamatan Tenggarong juga menunjukkan performa terbaik hingga memperoleh penghargaan BBGRM bidang gotong royong tingkat provinsi.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, penghargaan dari DPMD Provinsi dan Kementerian Dalam Negeri untuk lomba RT, Posyandu, serta gotong royong kembali kita raih,” katanya, Jumat (21/11/2025).
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil peningkatan pelayanan dan partisipasi aktif warga.
Namun, di balik prestasi itu, terdapat satu capaian strategis yang menjadi pendorong utama: keberhasilan Kukar menjadi role model nasional dalam registrasi posyandu.
Arianto menyebut bahwa seluruh posyandu di Kukar kini telah terintegrasi dalam sistem Kementerian Dalam Negeri, menjadikan Kukar pionir di Kalimantan Timur.
Langkah ini tidak hanya memperkuat basis data, tetapi juga memudahkan perangkat daerah dalam merancang pelayanan yang lebih tepat sasaran.
“Ini menjadi motivasi besar bagi kami. Ke depan, pelayanan Posyandu 6 SPM akan terus ditingkatkan, termasuk optimalisasi data dan peningkatan peran kader,” jelasnya.
Dengan sistem yang lebih modern dan data yang terstruktur, DPMD Kukar menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan dasar sebagai pondasi pembangunan masyarakat desa.
Arianto juga menegaskan komitmen DPMD Kukar untuk memperkuat sektor kesehatan dasar, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian budaya gotong royong. Menurutnya, keberhasilan di tingkat provinsi ini bukan hanya keberhasilan instansi, tetapi juga cermin kerja bersama seluruh lapisan masyarakat.
Dengan berbagai prestasi dan inovasi yang terus berkembang, Kukar semakin menunjukkan posisinya sebagai daerah yang adaptif, progresif, dan berprestasi dalam pembinaan desa dan masyarakat pada lingkup provinsi hingga nasional. (Adv/fk)







