IMG-20251204-WA0002

Festival Pemuda Kreatif 2025 Wujudkan Semangat Inovasi dan Kemandirian Anak Muda Kutim

DIALOGIS.CO, KUTAI TIMUR – Gemerlap lampu, dentuman musik, dan semangat muda yang membara menyatu di Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta, Jumat malam (7/11/2025). Di tempat inilah, anak-anak muda Kutai Timur (Kutim) berkumpul untuk merayakan kreativitas, inovasi, dan kebersamaan dalam Festival Pemuda Kreatif Kutai Timur 2025. Sebuah panggung besar bagi generasi penerus daerah untuk menyalakan api perubahan.

Festival yang digagas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim dan diselenggarakan bersama SANS Organizer ini berlangsung selama tiga hari. Tidak sekadar menjadi ajang hiburan, kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan pemuda Kutim untuk berdiri di garis depan dalam membangun ekonomi kreatif dan memperkuat karakter daerah melalui karya.

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan wadah bagi pemuda untuk mengembangkan potensi mereka secara luas dan terarah.

“Festival Pemuda Kreatif ini bukan hanya tempat untuk bersenang-senang, tapi ruang belajar, berorganisasi, dan berwirausaha. Kami ingin anak muda Kutim punya panggung untuk menunjukkan karya terbaiknya,” ujar Basuki Isnawan.

Tahun ini, sebanyak 58 pelaku UMKM muda turut meramaikan festival. Mereka datang membawa produk unggulan lokal, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, fashion, hingga aksesoris buatan anak daerah. Setiap stan yang berdiri di area festival menjadi etalase potensi muda Kutim, dari ide sederhana hingga karya bernilai ekonomi tinggi.

Rangkaian acaranya pun disusun menarik dan beragam. Hari pertama dibuka dengan seremoni resmi serta pameran UMKM muda, hari kedua menampilkan berbagai pentas seni dan kolaborasi komunitas lokal, dan hari terakhir ditutup dengan konser besar yang menghadirkan musisi nasional dari Jakarta bersama talenta musik muda Kutim.

Yang membuat festival ini istimewa, bukan hanya kemeriahan acaranya, tapi jiwa kolaboratif yang mengalir di setiap sudutnya.

Komunitas-komunitas lokal seperti cosplayer, gamers, pesepeda, hingga komunitas fotografi dan hobi kreatif lainnya ikut memeriahkan kegiatan, memperlihatkan bahwa perbedaan minat tak menghalangi semangat untuk bersatu.

“Melalui festival ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemuda Kutim bisa jadi pelaku utama dalam membangun ekonomi kreatif. Semangat dan inovasi mereka harus terus dijaga dan difasilitasi,” tambah Basuki.

Dampak positif kegiatan ini mulai terasa. Tak sedikit pelaku UMKM muda yang berhasil memperluas pasar dan menjalin kerja sama baru berkat ajang ini. Masyarakat pun antusias mendukung dengan membeli produk lokal yang dipamerkan.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kutim, Festival Pemuda Kreatif 2025 menjadi lebih dari sekadar ajang hiburan, ia tumbuh menjadi simbol kebangkitan generasi muda yang berani bermimpi, berani berkarya, dan berani menjadi penggerak kemajuan daerahnya sendiri. (ADV)

Add-a-little-bit-of-body-text_20250929_225158_0000
IMG-20251107-WA0002
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR (3)

#Trending Artikel

Terpopuler

239_20250930_235813_0000

Latest Post