IMG-20251205-WA0022

Keren! Kutim Gratiskan Seragam Pramuka untuk Semua Pelajar, Disampaikan di Jambore Daerah 2025

DIALOGIS.CO, KUTAI TIMUR – Riuh tepuk semangat terdengar dari ribuan peserta Jambore Tingkat Daerah (Jamda) Kalimantan Timur Tahun 2025 ketika Bupati Kutai Timur (Kutim) H. Ardiansyah Sulaiman mengumumkan program seragam Pramuka gratis untuk seluruh pelajar Kabupaten Kutim.

Pengumuman itu menjadi salah satu momen paling emosional pada upacara pembukaan Jamda di Lapangan Kantor Bupati Kutim pada Kamis (27/11/25).

Program seragam gratis tersebut diberikan kepada seluruh peserta didik negeri dan swasta tanpa terkecuali, mulai tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah.

Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat memperkuat minat pelajar mengikuti kegiatan kepramukaan serta memastikan pemerataan fasilitas pembinaan karakter di seluruh wilayah Kutim.

Ardiansyah menyebut bahwa pelajar harus menjadi prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia, sehingga dukungan pembelajaran bernilai karakter menjadi hal yang fundamental.

“Kami ingin membangun generasi muda Kutim tanpa hambatan biaya di bidang kepramukaan serta seragam gratis ini adalah komitmen kami untuk pendidikan karakter,” ucap Ardiansyah saat menyampaikan pengumuman.

Kebijakan itu bukan hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi bagian dari strategi Pemerintah Kutim dalam memperkuat program kepramukaan secara menyeluruh.

Pemerintah daerah juga menyediakan bantuan sarana prasarana sekretariat Kwarran, pelatihan pembina, hingga digitalisasi melalui Smart Interactive Board sebagai media pembelajaran modern.

Masyarakat dan guru pembina menyambut antusias program tersebut karena dinilai sangat relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan program seragam gratis akan dilakukan secara bertahap pada tahun anggaran berjalan.

Pemberian seragam Pramuka gratis diumumkan bersamaan dengan berlangsungnya Jamda 2025, sehingga menjadi simbol kuat kesiapan Kutim menjadi pusat pembinaan pemuda melalui Gerakan Pramuka.

Selain pengumuman program tersebut, kegiatan Jamda juga diisi kompetisi keterampilan kepramukaan, pertunjukan seni budaya, dan kegiatan kepemimpinan.

Seluruh agenda dirancang untuk memfasilitasi pembelajaran emosional, intelektual, dan sosial bagi peserta.

“Kami ingin Jamda di Kutim bukan hanya menjadi ajang kebanggaan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi anak-anak kita,” tegas Ardiansyah. (ADV)

Add-a-little-bit-of-body-text_20250929_225158_0000
IMG-20251107-WA0002
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR (3)

#Trending Artikel

Terpopuler

239_20250930_235813_0000

Latest Post