IMG-20251212-WA0005

Dari Pencegahan Kekerasan hingga Ekonomi Keluarga, Ardiansyah Soroti Peran Strategis PKK di HKG ke-53

DIALOGIS.CO, KUTAI TIMUR — Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di Gedung Serba Guna, Kamis (27/11/2025), menjadi momentum penguatan ketahanan keluarga sebagai pondasi pembangunan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki sasaran paling tepat karena berhubungan langsung dengan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.

Ardiansyah menyampaikan bahwa seluruh dinamika sosial, ekonomi, dan pendidikan bermuara pada kualitas keluarga.

Oleh sebab itu, PKK diyakini berperan sentral dalam menjaga keharmonisan dan ketahanan sosial masyarakat mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

“Gerakan PKK adalah kekuatan sosial yang menyentuh keluarga secara langsung dan sasarannya paling tepat, langsung ke rumah tangga, sehingga tidak boleh ada program pemerintah yang memisahkan diri dari PKK,” tegas Ardiansyah.

Ia menyebut kehadiran PKK bukan pelengkap pembangunan, melainkan garda terdepan penguatan keluarga.

Pada kesempatan tersebut, Ardiansyah menyinggung berbagai kasus kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan terhadap anak yang sempat meningkat di beberapa kecamatan.

Ia menilai kader PKK dapat menjadi aktor paling strategis dalam deteksi dini dan pencegahan kasus yang terjadi di tingkat keluarga dan akan lebih efektif jika dilakukan melalui pendekatan sosial yang dilakukan PKK.

Pemerintah Kabupaten Kutim mendorong agar kegiatan OPD yang menyasar keluarga, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, melibatkan PKK agar implementasi program lebih tepat guna dan maksimal.

Ardiansyah menegaskan bahwa PKK telah terbukti memberikan dampak nyata melalui 10 Program Pokok PKK, seperti peningkatan kesehatan keluarga, gerakan pangan lokal, penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan pemenuhan pendidikan karakter anak.

Menurut Ardiansyah, meningkatnya kesadaran akan peran keluarga harus dijaga melalui partisipasi aktif PKK di semua tingkatan.

Ia juga mendorong pemerintah kecamatan dan desa memberikan ruang gerak dan dukungan pembiayaan yang memadai untuk program PKK setiap tahun.

Beliau kembali menegaskan peran besar kader PKK di masyarakat. “Kader PKK bekerja dengan dedikasi tanpa pamrih dan pengabdian seperti itu harus terus dijaga karena dampaknya nyata bagi masyarakat kita,” tambahnya.

Peringatan HKG PKK ke-53 di Kutum berlangsung meriah dan ditutup dengan penyerahan penghargaan bagi kader berprestasi.

Pemerintah berharap PKK tetap menjadi garda terdepan dalam memperkuat keluarga sejahtera demi Kutim yang lebih tangguh. (ADV)

Add-a-little-bit-of-body-text_20250929_225158_0000
IMG-20251107-WA0002
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR (3)

#Trending Artikel

Terpopuler

239_20250930_235813_0000

Latest Post