DIALOGIS.CO, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mendorong percepatan pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, usai mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama jajaran TNI yang dipimpin Wakil Panglima TNI, Selasa (10/3/2026), di Desa Loa Raya.
Rapat tersebut diikuti seluruh Komando Distrik Militer (Kodim) di Indonesia dan membahas perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah.
Menurut Taufik, dalam rapat tersebut setiap Komandan Kodim (Dandim) menyampaikan laporan mengenai progres pembangunan koperasi di wilayah masing-masing.
“Rapat ini membahas perkembangan pembangunan Koperasi Merah Putih secara nasional. Masing-masing Dandim menyampaikan progres yang ada di wilayahnya,” ujarnya.
Selain membahas progres pembangunan, rapat juga memberikan sejumlah arahan kepada pemerintah daerah terkait pentingnya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program nasional tersebut.
Taufik menjelaskan, apabila masih terdapat masyarakat yang belum memahami atau bahkan menolak program ini, maka diperlukan langkah sosialisasi dan edukasi agar masyarakat dapat mengetahui manfaat dari keberadaan koperasi tersebut.
“Apabila ada masyarakat yang belum memahami atau menolak program ini, tentu perlu diberikan penjelasan dan sosialisasi agar bisa memahami bahwa ini adalah program strategis nasional yang perlu didukung bersama,” tuturnya.
Pemerintah daerah juga diminta untuk terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI serta para pemangku kepentingan lainnya, guna memastikan program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 3.200 Koperasi Desa Merah Putih dapat terealisasi hingga Juli hingga Agustus mendatang.
Sementara itu, di Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri, perkembangan program tersebut dinilai cukup positif. Dari total 193 desa dan 44 kelurahan yang ada di Kukar, sekitar 90 lebih koperasi saat ini telah berproses dan sebagian di antaranya sudah terbangun.
“Di Kukar sendiri dari 193 desa dan 44 kelurahan, saat ini sekitar 90 lebih sudah berproses dan beberapa di antaranya bahkan sudah terbangun,” jelasnya.
Bahkan, salah satu koperasi yang telah mencapai pembangunan 100 persen berada di Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman.
Taufik berharap percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kukar dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Karena ini program nasional yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat, maka tentu harus kita dukung bersama agar percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dapat terus berjalan,” pungkasnya. (Fk)







