DIALOGIS.CO, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kota Samarinda mendorong pemerintah daerah memperkuat dukungan terhadap sanggar seni, menyusul masih terbatasnya perhatian dan alokasi anggaran bagi sektor kebudayaan.
Dorongan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Yakob Pangedongan, usai menerima audiensi dari Sanggar Paduan Suara Borneo Cantata, Kamis (23/4/2026).
Dalam pertemuan itu, DPRD menyoroti kontribusi Borneo Cantata yang dinilai telah membawa nama daerah ke tingkat internasional selama hampir dua dekade.
Terbaru, kelompok tersebut terpilih sebagai salah satu dari lima perwakilan negara dalam ajang internasional di Korea Selatan.
“Ini aset luar biasa milik Samarinda dan Kalimantan Timur. Namun sangat disayangkan jika belum mendapat perhatian maksimal dari pemerintah daerah,” ujar Yakob.
Ia menilai keterbatasan dukungan, baik dari sisi fasilitas maupun pendanaan, masih menjadi kendala utama bagi keberlangsungan sanggar seni.
Menurutnya, persoalan ini tidak terlepas dari posisi sektor kebudayaan yang belum menjadi prioritas dalam struktur penganggaran daerah.
Yakob menjelaskan, meski berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), alokasi anggaran untuk kebudayaan kerap tidak seimbang karena bukan termasuk dalam kategori belanja wajib (mandatory spending).
“Penganggaran untuk aspek kebudayaan memang belum proporsional,” katanya.
DPRD pun mendorong pemerintah daerah untuk mulai memberikan perhatian lebih serius jika ingin mengembangkan Samarinda sebagai kota kreatif, seperti daerah lain yang telah lebih dulu maju di sektor tersebut.
Selain itu, DPRD juga menyiapkan langkah dukungan konkret. Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, disebut berkomitmen mengawal alokasi anggaran untuk mendukung operasional dan pembinaan Borneo Cantata.
Tak hanya itu, Komisi IV juga mengusulkan keterlibatan anggota dewan sebagai “bapak angkat” bagi sanggar-sanggar berprestasi, guna menjaga keberlanjutan kegiatan seni di daerah.
Melalui upaya ini, DPRD berharap ekosistem kesenian di Samarinda dapat berkembang lebih baik serta memberi ruang bagi generasi muda untuk terus berprestasi hingga tingkat internasional. (Adv/ml)







