Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar.

DPRD Samarinda Nilai Disparitas Jumlah Guru Masih Tinggi

DIALOGIS.CO, SAMARINDA – Krisis tenaga pengajar di Kota Samarinda masih menjadi persoalan serius di sektor pendidikan. Berkurangnya jumlah guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) membuat banyak sekolah hingga kini bergantung pada tenaga honorer untuk menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mengatakan kebutuhan guru di sejumlah sekolah masih jauh lebih besar dibanding ketersediaan tenaga pengajar yang ada saat ini. Kondisi tersebut terjadi baik di wilayah perkotaan maupun kawasan pinggiran.

Menurutnya, keberadaan guru honorer kini menjadi penopang utama operasional pendidikan di banyak sekolah. Tanpa dukungan mereka, sejumlah sekolah dinilai akan kesulitan menjalankan aktivitas pembelajaran secara normal.

“Operasional pembelajaran sehari-hari di banyak sekolah masih ditopang guru honorer. Disparitas antara kebutuhan pengajar dan jumlah guru yang tersedia memang masih cukup besar,” ujar Anhar, Kamis (28/5/2026).

Ia menjelaskan, jumlah guru ASN terus mengalami penurunan setiap tahun akibat pensiun maupun perpindahan tugas. Sementara itu, proses rekrutmen tenaga pendidik baru dinilai belum mampu menutupi kekurangan yang terjadi.

Situasi tersebut membuat sekolah tidak memiliki banyak pilihan selain mempertahankan tenaga honorer agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

Guru honorer pun selama ini menjadi solusi yang terus digunakan di tengah keterbatasan tenaga pendidik.

Anhar menilai kontribusi guru honorer terhadap dunia pendidikan di Samarinda tidak bisa dianggap kecil. Banyak tenaga honorer yang tetap mengabdi selama bertahun-tahun meski menerima honor yang terbatas.

“Realitas di lapangan menunjukkan banyak guru honorer justru menjadi penyelamat agar aktivitas persekolahan tetap eksis,” katanya.

DPRD Samarinda berharap persoalan kekurangan tenaga pengajar dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Selain pemenuhan kebutuhan guru ASN, keberadaan tenaga honorer dinilai juga perlu mendapatkan perhatian agar kualitas pendidikan di Samarinda tetap terjaga,” tanggapnya. (Adv/ml)

Add-a-little-bit-of-body-text_20250929_225158_0000
IMG-20251107-WA0002
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR (3)

#Trending Artikel

Terpopuler

239_20250930_235813_0000

Latest Post