DIALOGIS.CO, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menekankan agar seluruh program Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) benar-benar memberikan dampak nyata terhadap penguatan ketahanan keluarga, pengendalian pertumbuhan penduduk, dan percepatan penurunan angka stunting di Kota Samarinda.
Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi Komisi IV DPRD bersama DP2KB Kota Samarinda yang membahas capaian program tahun 2026 sekaligus menyusun arah kebijakan dan kebutuhan anggaran untuk tahun 2027.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan evaluasi menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai target serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
“Evaluasi harus dilakukan secara berkala agar setiap program berjalan tepat sasaran,” ujar Sri Puji, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup diukur dari besarnya serapan anggaran, tetapi harus dilihat dari hasil yang dicapai.
Dalam program DP2KB, indikator tersebut mencakup meningkatnya ketahanan keluarga, terkendalinya laju pertumbuhan penduduk, serta menurunnya angka stunting di Kota Samarinda.
Sri Puji menilai DP2KB memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program edukasi, pendampingan, pembinaan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, seluruh anggaran yang dialokasikan harus dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran.
Ia juga menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja.
Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader keluarga berencana, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, hingga keluarga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
“Anggaran harus memberikan dampak positif terhadap program yang dijalankan,” tegasnya.
Selain mengevaluasi pelaksanaan program tahun 2026, Komisi IV DPRD turut membahas rencana kerja dan kebutuhan anggaran DP2KB untuk tahun 2027.
DPRD memastikan akan terus mengawal seluruh tahapan program, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, agar setiap kebijakan mampu mendukung pembangunan keluarga, mempercepat penurunan stunting, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Samarinda. (Adv/ml)







