DIALOGIS.CO, KUTAI KARTANEGARA — Hardiansyah menerima amanah sebagai Ketua Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Rabu (9/9/2026). Mengawali kepemimpinannya, ia langsung dihadapkan pada agenda terdekat, yakni persiapan atlet Kukar mengikuti Seleksi Daerah (Selekda) Padel tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Selekda dijadwalkan berlangsung Rabu (16/9/2026). Meski waktu persiapan terbilang singkat, PBPI Kukar telah melakukan sejumlah langkah untuk menyiapkan atlet yang akan dikirim mengikuti seleksi.
Hardiansyah mengatakan pihaknya telah menggelar latihan bersama sekaligus melakukan pendataan terhadap atlet yang dinilai siap mengikuti Selekda.
“Selekda itu kebetulan besok dan memang waktunya sangat mepet, kurang dari satu minggu. Tapi kemarin kita sudah ada latihan bersama dan sudah mendata atlet-atlet yang siap mengikuti Selekda,” kata Hardiansyah saat diwawancarai, Selasa (15/9/2026).
Dalam Selekda tersebut, PBPI Kukar mengirimkan 10 atlet yang terdiri dari lima atlet putra dan lima atlet putri.
Karena waktu yang tersedia sangat terbatas, PBPI Kukar belum dapat melakukan seleksi secara menyeluruh. Penentuan atlet dilakukan dengan melihat kategori permainan dan prestasi yang telah dimiliki.
“Untuk seleksi daerah ini, karena waktunya mepet, kita mendata pemain berdasarkan kategori dan prestasi dulu,” ujarnya.
Kategori yang menjadi pertimbangan mulai dari bronze putra dan bronze putri hingga kategori open.
Hardiansyah menyebut Selekda menjadi salah satu langkah awal bagi PBPI Kukar untuk mulai memetakan potensi atlet padel di daerah. Terlebih, padel masih tergolong cabang olahraga baru di Kukar maupun Indonesia, meski minat masyarakat terhadap olahraga tersebut cukup besar.
Ia berharap keikutsertaan dalam Selekda dapat menjadi awal bagi Kukar untuk terus berpartisipasi dalam agenda olahraga padel sekaligus mendorong munculnya atlet-atlet baru.
“Harapannya Kukar ke depannya bisa terus berpartisipasi dan terus memunculkan atlet-atlet baru,” katanya.
Setelah Selekda, PBPI Kukar akan mempersiapkan diri menghadapi agenda eksebisi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Untuk agenda tersebut, pihaknya berencana melakukan seleksi kembali agar dapat menentukan atlet yang paling siap mewakili Kukar.
Di tengah agenda kompetisi tersebut, Hardiansyah juga akan melanjutkan penyusunan struktur kepengurusan PBPI Kukar. Penyusunan dilakukan untuk melengkapi organisasi setelah dirinya menerima mandat dari PBPI Kalimantan Timur.
Menurutnya, pembentukan kepengurusan akan berjalan beriringan dengan agenda pembinaan dan pendataan atlet.
Selain mengikuti agenda kompetisi, PBPI Kukar ke depan akan kembali mendata klub-klub padel yang aktif serta mencari bibit atlet potensial di daerah.
Hardiansyah menegaskan komitmennya untuk mengembangkan olahraga padel di Kukar sekaligus memberikan ruang bagi atlet potensial agar dapat berkembang dan mewakili daerah pada level yang lebih tinggi.
“Komitmen saya akan terus memajukan olahraga padel, terutama di Kabupaten Kutai Kartanegara dan memfasilitasi atlet-atlet yang berpotensi dan berprestasi untuk mewakili Kukar, bisa juga mewakili Kaltim untuk bisa bermain di kancah nasional,” tegasnya.
Ia berharap PBPI Kukar ke depan tidak hanya menjadi organisasi olahraga, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat yang memiliki hobi dan minat terhadap padel untuk berkembang menjadi atlet berprestasi.
Dengan kepengurusan baru dan agenda kompetisi yang sudah menanti, PBPI Kukar mulai menata langkah awal untuk memperkuat keberadaan olahraga padel sekaligus memetakan potensi atlet di daerah. (Adv/fk)







