DIALOGIS.CO, KUTAI KARTANEGARA — Lapangan Garuda Mas, Desa Muara Wis, Kecamatan Muara Wis, menjadi pusat perhatian pencinta sepak bola dengan digelarnya Open Turnamen Sepak Bola Kecamatan Muara Wis 2026.
Sebanyak 84 klub ambil bagian dalam turnamen yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tetapi juga dari luar daerah.
Tingginya jumlah peserta membuat persaingan berlangsung kompetitif. Saat ini, turnamen telah memasuki babak 32 besar dan dijadwalkan berakhir pada 17 Oktober 2026.
Camat Muara Wis, Fadhli Annur, mengatakan tingginya partisipasi klub menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola. Kehadiran peserta dari luar daerah juga menjadi indikasi bahwa turnamen tersebut mendapat perhatian dari pencinta sepak bola di luar Muara Wis.
“Pesertanya cukup banyak, bahkan ada yang dari luar daerah. Saat ini sudah memasuki babak 32 besar,” ujar Fadhli, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, Open Turnamen Sepak Bola Muara Wis tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan sepak bola yang berlangsung di tingkat desa hingga kecamatan.
Pembinaan dilakukan melalui berbagai kegiatan dan kompetisi, mulai dari pemain usia pemula hingga kelompok dewasa. Pemerintah desa, Karang Taruna, dan KONI turut memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga di wilayah tersebut.
“Harapannya, kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik dan seluruh pemain maupun penonton tetap menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
Fadhli menambahkan, pembinaan sepak bola juga berlangsung di sejumlah desa lain di Kecamatan Muara Wis. Desa Lebak Mantan dan Desa Lebak Cilong, misalnya, rutin menggelar turnamen dengan jumlah peserta yang cukup banyak.
Dukungan terhadap pengembangan sepak bola di Muara Wis juga diberikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar melalui berbagai kegiatan olahraga di tingkat desa maupun kecamatan.
Fadhli berharap keberlanjutan kompetisi dapat memberikan ruang bagi pemain, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan kemampuan dan memperoleh pengalaman bertanding.
“Kami berharap dari event ini lahir pemain-pemain terbaik yang nantinya bisa mewakili Kukar dalam berbagai kompetisi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kukar, Rita Agustina, mengatakan pihaknya mendukung penyelenggaraan Open Turnamen Muara Wis sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga di daerah.
Menurut Rita, tingginya animo masyarakat terhadap sepak bola dapat menjadi ruang untuk menjaring pemain yang memiliki potensi dari tingkat akar rumput.
“Kami berharap dari kegiatan turnamen ini bisa menghasilkan atlet-atlet muda,” kata Rita.
Ia mengatakan pemain yang menunjukkan kemampuan menonjol dapat menjadi bagian dari proses pembinaan lebih lanjut. Dengan kompetisi yang berlangsung secara rutin, para pemain juga memiliki kesempatan untuk menambah pengalaman dan meningkatkan kemampuan bertanding.
Dengan diikuti 84 klub, Open Turnamen Sepak Bola Kecamatan Muara Wis 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi pemain untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan potensi yang dimiliki. (Adv/fk)







