IMG-20251203-WA0031

Camat Hasdiah Bangun Kolaborasi Desa dan Puskesmas Lewat Sistem Pelaporan Satu Pintu

DIALOGIS.CO, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara memperkuat kerja sama lintas sektor dalam penanganan stunting melalui penerapan sistem pelaporan satu pintu. Camat Sangatta Utara Hj. Hasdiah, SE., M.Si menilai koordinasi antarinstansi adalah pondasi penting dalam mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya.

Sebelumnya, laporan terkait data stunting dari desa, puskesmas, dan KPM sering kali berbeda. Perbedaan tersebut membuat proses evaluasi dan pengambilan kebijakan di tingkat kecamatan menjadi lambat.

“Kita tidak bisa bekerja dengan data yang tumpang tindih. Karena itu, kita bentuk satu sistem pelaporan agar semua laporan masuk lewat kecamatan dan terverifikasi sebelum ke kabupaten,” jelas Hasdiah, Senin (10/10/2025).

Melalui kesepakatan bersama, kini setiap desa wajib melaporkan data keluarga berisiko stunting secara berkala ke kecamatan.

Puskesmas dan KPM juga ikut dalam proses verifikasi, sehingga semua laporan menjadi satu kesatuan yang valid.

“Sekarang, setiap tanggal 10 kami sudah menerima laporan dari desa dan langsung kami koordinasikan dengan puskesmas, prosesnya jauh lebih tertib dan komunikasi antar pihak jadi lebih lancar,” ungkapnya.

Langkah ini tidak hanya mempermudah koordinasi, tetapi juga memperkuat peran kecamatan sebagai penghubung antara desa dan pemerintah kabupaten.

Hasdiah berharap, sinergi ini bisa terus dipertahankan agar penanganan stunting di Sangatta Utara tidak hanya cepat, tapi juga terarah dan terukur. (ADV)

Add-a-little-bit-of-body-text_20250929_225158_0000
IMG-20251107-WA0002
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR (3)

#Trending Artikel

Terpopuler

239_20250930_235813_0000

Latest Post