Dispora Kukar Catat 29 Cabang Olahraga Masyarakat, Terus Gali Potensi Baru. (Foto: Ilustrasi)
Dispora Kukar Catat 29 Cabang Olahraga Masyarakat, Terus Gali Potensi Baru. (Foto: Ilustrasi)

Dispora Kukar Catat 29 Cabang Olahraga Masyarakat, Terus Gali Potensi Baru

DIALOGIS.CO, KUTAI KARTANEGARA — Perkembangan olahraga masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan keberagaman. Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar saat ini mencatat sedikitnya 29 cabang olahraga masyarakat yang telah terdaftar dan berkembang di daerah.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Imama Syafiriya, mengatakan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring munculnya berbagai aktivitas olahraga masyarakat baru.

“Kalau dari Menpora, di pusat itu kategori olahraga masyarakat ada 90 sekian cabang olahraga. Kalau yang ada di Kukar, yang baru terdaftar dengan kami itu ada 29,” kata Imama saat diwawancarai pada Rabu (16/09/2026).

Menurutnya, perkembangan olahraga masyarakat saat ini cukup pesat. Sejumlah cabang olahraga baru mulai dikenal dan berkembang di tengah masyarakat, termasuk aktivitas olahraga yang sebelumnya belum banyak dikenal.

Ia mencontohkan air shotgun, yakni aktivitas menembak menggunakan peluru berbahan gel, sebagai salah satu olahraga yang mulai berkembang di masyarakat.

Selain itu, sejumlah komunitas juga mampu menggelar kegiatan secara mandiri. Salah satunya lomba layang-layang yang baru-baru ini dibuka Ima, yang pelaksanaannya didukung melalui pendanaan mandiri.

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap berbagai aktivitas olahraga. Karena itu, dukungan dari pemerintah maupun pihak swasta dinilai penting agar perkembangan olahraga masyarakat dapat terus berkelanjutan.

Dispora Kukar sendiri tidak hanya berfokus pada olahraga yang telah dikenal luas, tetapi juga terus berupaya menggali potensi olahraga masyarakat yang berkembang di berbagai wilayah.

Imama mengatakan pihaknya juga mendorong masyarakat, khususnya anak-anak, untuk mengenal alternatif aktivitas di luar penggunaan gawai.

“Anak-anak daripada gadget, ada permainan tradisional yang bukan hanya permainan kampung, bisa kita sampai ke tingkat dunia,” ujarnya.

Selain olahraga yang telah melekat dengan budaya Kutai, penggalian potensi juga diarahkan terhadap berbagai olahraga tradisional yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk yang berasal dari komunitas dan suku-suku yang ada di Kukar.

Dalam mendukung komunitas olahraga masyarakat, Dispora Kukar memberikan fasilitasi sesuai kemampuan yang tersedia. Dukungan tidak selalu dalam bentuk anggaran, tetapi dapat berupa sarana dan prasarana maupun perlengkapan kegiatan.

Imama mencontohkan, Dispora dapat memberikan dukungan berupa perlengkapan yang tersedia, seperti piala, ketika dibutuhkan dalam kegiatan komunitas.

“Kalau tidak dalam bentuk dana, mungkin ada perlengkapan yang menjadi bagian persediaan Dispora, misalnya piala. Kalau memang ada, kami support ke situ,” jelasnya.

Menurut Imama, pemetaan sekaligus pengembangan olahraga masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga di Kukar. (Adv/fk)

Add-a-little-bit-of-body-text_20250929_225158_0000
IMG-20251107-WA0002
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR (3)

#Trending Artikel

Terpopuler

239_20250930_235813_0000

Latest Post