DIALOGIS.CO, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga di daerah.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan pembinaan olahraga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, sehingga tidak hanya bertumpu pada pemerintah daerah.
Menurutnya, perusahaan dan pelaku usaha dapat mengambil peran melalui dukungan terhadap kegiatan maupun pembinaan atlet yang dilakukan oleh organisasi olahraga dan cabang olahraga (cabor).
“Pembiayaan olahraga ini tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dari para penggiat olahraga, perusahaan dan pengusaha,” kata Ali, Selasa (29/09/2026).
Ia menyebutkan, selama ini sudah terdapat sejumlah kegiatan olahraga pemerintah yang memperoleh dukungan dari perusahaan. Selain itu, beberapa cabor juga berupaya menjalankan pembinaan secara mandiri melalui Training Center (TC) Mandiri dengan melibatkan pihak perusahaan.
Menurut Ali, pola tersebut dapat terus dikembangkan karena memberikan ruang bagi cabor untuk memperkuat pembinaan atlet di tengah kebutuhan pembiayaan yang cukup besar.
Ali mendorong cabor yang menjalankan TC Mandiri untuk lebih aktif membangun komunikasi dengan perusahaan yang berada di wilayah Kukar.
Menurutnya, kerja sama tersebut dapat menjadi salah satu alternatif dukungan bagi cabor dalam menjalankan program pembinaan, terutama ketika kebutuhan kegiatan tidak seluruhnya dapat ditopang melalui anggaran pemerintah.
“Cabor-cabor juga saya sarankan untuk melibatkan perusahaan dalam TC Mandiri,” ujarnya.
Ia menilai keterlibatan dunia usaha dalam pembinaan olahraga juga menjadi bentuk kontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia di daerah.
Karena itu, menurut Ali, diperlukan sosialisasi dan komunikasi kepada perusahaan yang belum terlibat agar semakin banyak pihak memahami kebutuhan pembinaan olahraga di Kukar.
Dispora Kukar berharap sinergi antara pemerintah, cabor, komunitas olahraga, perusahaan dan pelaku usaha dapat terus diperkuat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, program pembinaan olahraga diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan ruang lebih luas bagi atlet untuk berkembang. (Adv/fk)







