DIALOGIS.CO, SANGATTA – Riuh sorak penonton memenuhi GOR Kudungga Sangatta saat Open Tournament Futsal Bupati Cup 2025 resmi dimulai. Di tengah suasana meriah itu, Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menyelipkan pesan motivasi kepada para atlet agar menjadikan turnamen ini sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi.
Basuki mengingatkan bahwa Kutim telah menorehkan catatan positif di kancah nasional lewat kehadiran dua atlet asal daerah tersebut pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Medan dan Aceh. Capaian itu, kata dia, menjadi bukti bahwa atlet Kutim mampu bersaing jika dibekali pembinaan yang serius dan kesempatan bertanding yang cukup.
“Alhamdulillah, ada dua atlet Kutim yang tampil di PON kemarin. Semoga ke depan jumlahnya semakin banyak,” ujar Basuki di hadapan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan para peserta turnamen.
Ia menegaskan, Futsal Bupati Cup 2025 merupakan bagian dari rangkaian Piala Bupati yang digelar rutin oleh Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Dispora. Selain futsal, berbagai cabang olahraga lain juga mendapat ruang kompetisi serupa.
Namun, Basuki mengingatkan agar obsesi mengejar gelar juara tidak mengabaikan nilai dasar olahraga. Ia mendorong seluruh tim untuk menjaga sportivitas, menghindari provokasi, dan menghormati semua keputusan pertandingan.
“Yang utama bukan hanya siapa yang menang, tetapi bagaimana kita bertanding dengan jujur dan menjunjung tinggi etika olahraga,” tegasnya.
Basuki turut mengapresiasi sinergi AFKAB dan KONI Kutim yang terus mendampingi atlet muda. Ia menyebut para atlet ini sebagai aset berharga yang akan menjadi wajah olahraga Kutim di masa depan, termasuk menyongsong agenda kompetisi tahun 2026.
Dengan dukungan pemerintah daerah yang dinilainya sangat besar, Basuki optimistis prestasi olahraga Kutim akan terus menanjak. “Turnamen seperti ini adalah ruang pembuktian. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga sikap, dan biarkan prestasi berbicara,” tutupnya. (adv/prokopimkutim/jn)







