7

DPMD Kukar Perkuat Sinergi Masyarakat Lewat BBGRM, Kelurahan Baru Siap Harumkan Nama Daerah

DIALOGIS.CO – Gotong royong bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi bagian penting dari kekuatan sosial masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar). Semangat inilah yang ditunjukkan dalam Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), di mana Kelurahan Baru Kecamatan Tenggarong menjadi wakil kebanggaan daerah.

Dalam kegiatan verifikasi lapangan pada Selasa (28/10/2025), Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Muhammad Yusran Darma, hadir langsung mendampingi tim dari provinsi. Ia menjelaskan bahwa DPMD Kukar tahun ini mengajukan dua perwakilan, dan salah satunya berhasil menembus tiga besar.

“Untuk kategori kelurahan, Kelurahan Baru masuk tiga besar setelah melalui seleksi cukup ketat. Kami berharap tahun ini bisa menjadi momen pertama Kukar meraih juara satu setelah beberapa tahun terakhir belum berhasil,” kata Yusran.

Menurutnya, kesuksesan tersebut berkat sinergi kuat antara pemerintah kelurahan dan masyarakat.

“Kami melihat antusiasme luar biasa dari warga. Semua unsur bergerak bersama mempersiapkan kelurahan mereka. Ini bukti nyata semangat gotong royong masih hidup di Kukar,” ujarnya dengan bangga.

Dukungan serupa juga datang dari Ketua Tim Verifikasi DPMD Kaltim, Esti Susilarini, yang memimpin proses penilaian. Ia menyebut bahwa Kelurahan Baru memiliki karakter khas yang mencerminkan partisipasi aktif masyarakat.

“Dalam penilaian kami, aspek gotong royong tidak hanya mencakup kebersihan lingkungan, tetapi juga kegiatan sosial, ekonomi, hingga keagamaan. Sinergi antar lembaga kemasyarakatan di sini terlihat kuat,” jelasnya.

Esti menambahkan, tiga kelurahan terbaik di Kaltim yaitu Waru di PPU, Karang Ambun di Berau, dan Baru di Kukar dengan menunjukkan keunggulan masing-masing.

“Kami ingin melihat bagaimana setiap kelurahan mengelola potensi warganya tanpa ketergantungan dana pusat,” katanya.

Sementara itu, Lurah Baru, Bayu Ramanda, menyampaikan bahwa persiapan menghadapi lomba sudah dilakukan sejak awal tahun. Ia menekankan bahwa gotong royong juga mencerminkan geliat ekonomi lokal.

“Selama proses persiapan, kami mendata seluruh kegiatan masyarakat dan hasilnya menunjukkan perputaran uang mencapai hampir Rp5 miliar. Artinya, gotong royong bukan hanya kebersamaan sosial, tapi juga kekuatan ekonomi,” terangnya.

Bayu menambahkan, apapun hasil lomba nanti, masyarakat Kelurahan Baru sudah memberikan yang terbaik.

“Yang paling penting, kami ingin semangat partisipasi ini terus hidup dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kukar,” pungkasnya. (Adv/fk)

Add-a-little-bit-of-body-text_20250929_225158_0000
IMG-20251107-WA0002
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR (3)

#Trending Artikel

Terpopuler

239_20250930_235813_0000

Latest Post