DIALOGIS.CO, SANGATTA – Upaya reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kembali dipertegas melalui penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) Penghitungan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) Jabatan Arsiparis. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kutim ini berlangsung di Ruang Meranti dan Ruang Arau, Kantor Bupati Kutim, pada 11–12 November 2025.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kutim, Sudirman Latif, membuka FGD mewakili Bupati Kutim. Ia menilai, penyusunan Anjab dan ABK tidak bisa lagi dipandang sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi dalam merancang kebijakan kepegawaian yang lebih presisi.
“Dengan data Anjab dan ABK, kita punya pijakan kuat untuk melihat kebutuhan riil SDM pada setiap unit kerja, termasuk jabatan fungsional arsiparis yang memegang peran strategis dalam pengelolaan arsip dan dokumentasi,” terang Sudirman.
Ia mengingatkan, tertib arsip akan bermuara pada tertib administrasi. “Dan tertib administrasi adalah kunci akuntabilitas dan transparansi pemerintahan,” tambahnya.
Kepala Dispusip Kutim, Ayub, dalam laporannya menyampaikan, FGD ini diikuti kurang lebih 100 peserta, terdiri dari Kepala Sub Bagian Umum, unsur kepegawaian, dan arsiparis di lingkungan Pemkab Kutim. Hadir sebagai narasumber Arsiparis Madya Arsip Nasional RI, Widya Wahyuni Setiyaningrum, serta Analis SDM Aparatur Ahli Muda Bagian Organisasi Setkab Kutim, Sulistyowati.
Ayub merinci, tujuan kegiatan ini mencakup penentuan formasi dan dasar pengajuan jabatan arsiparis, pemetaan jumlah serta kompetensi yang dibutuhkan, penyusunan rencana pengembangan SDM, hingga pembentukan standar kerja baku bagi arsiparis.
“Semoga hasil FGD ini melahirkan rekomendasi yang bisa digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan kepegawaian yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Melalui forum diskusi ini, Pemkab Kutim berharap tercipta penataan kelembagaan yang lebih efektif dan efisien, sekaligus mendukung terwujudnya birokrasi yang unggul, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. (adv/prokopimkutim/jn)







