Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni menghadiri Pembukaan Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni menghadiri Pembukaan Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI.

Hadiri Turnamen Domino Orado 101, Dispora Kukar Dorong Pengembangan Olahraga Domino

DIALOGIS.CO, KUTAI KARTANEGARA — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Aji Ali Husni, menghadiri pembukaan Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Minggu (27/9/2026) di Aula Dharmawangsa Makodim 0906/Kukar.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI dan digelar secara serentak di 101 kota dan kabupaten se-Indonesia.

Usai menghadiri kegiatan, Ali mengatakan domino menjadi salah satu olahraga baru yang mulai masuk dalam organisasi olahraga di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Domino ini merupakan salah satu olahraga baru yang sudah masuk dalam organisasi di bawah naungan KONI. Secara struktural, di tingkat pusat sudah ada Pengurus Besar (PB) hingga Pengurus Cabang (Pengcab), dan saat ini sedang dalam proses masuk ke dalam struktur KONI,” ujar Ali.

Menurutnya, olahraga domino dalam waktu dekat diharapkan dapat menjadi anggota resmi KONI Kabupaten Kukar. Hal tersebut dinilai menjadi bagian dari proses pengembangan olahraga domino agar memiliki organisasi dan pembinaan yang lebih terarah.

“Secara khusus untuk KONI Kabupaten Kutai Kartanegara, dalam waktu dekat domino akan dimasukkan sebagai anggota resmi KONI,” katanya.

Ali menyebut domino bukan olahraga yang asing bagi masyarakat Kukar. Permainan tersebut telah lama dikenal dan berkembang di tengah masyarakat, termasuk menjadi aktivitas untuk mengisi waktu dalam berbagai kegiatan.

“Domino ini sebenarnya sudah sangat memasyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara. Banyak masyarakat yang menjadikan permainan domino sebagai salah satu kegiatan untuk mengisi waktu ketika ada acara atau kegiatan bersama,” jelasnya.

Meski telah dikenal luas, Ali menilai pengembangan domino sebagai olahraga perlu dibarengi dengan sosialisasi kepada generasi muda. Menurutnya, kelompok usia muda menjadi salah satu ruang yang terbuka untuk pengembangan olahraga tersebut ke depan.

“Yang perlu kita lakukan lebih dari hari ini adalah memperhatikan dan menyosialisasikan domino di kalangan anak muda, termasuk melalui pembinaan berdasarkan kelompok usia. Ke depan, peluang untuk mengembangkan kelas usia ini sangat terbuka,” ungkapnya.

Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI sendiri digelar secara serentak di 101 kota dan kabupaten di Indonesia. Di Kalimantan Timur, kegiatan tersebut melibatkan peserta dari Samarinda, Balikpapan dan Kabupaten Kukar.

“Alhamdulillah, Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya Kodim 0906/Kukar, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini bersama wilayah lain di Kalimantan Timur, yakni Samarinda dan Balikpapan,” kata Ali.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan TNI dalam pelaksanaan turnamen tersebut. Menurutnya, dukungan berbagai pihak dapat menjadi bagian dari upaya memperluas pengembangan olahraga domino di Kukar.

“Alhamdulillah kita mendapat kesempatan, bahkan pada awal pembukaan yang dibuka langsung oleh Panglima TNI, kita juga dihubungi secara langsung. Ini menjadi semangat baru bagi kita dalam rangka mengembangkan domino,” ujarnya.

Ali berharap momentum tersebut dapat menjadi bagian dari perkembangan olahraga domino di Kukar, terutama dengan semakin terbukanya ruang bagi masyarakat dan generasi muda untuk mengenal serta mengikuti olahraga tersebut.

“Dengan adanya dukungan dari kawan-kawan TNI, saya rasa pengembangan domino di Kabupaten Kutai Kartanegara akan lebih mudah dilakukan,” pungkasnya. (Adv/fk)

Add-a-little-bit-of-body-text_20250929_225158_0000
IMG-20251107-WA0002
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR (3)

#Trending Artikel

Terpopuler

239_20250930_235813_0000

Latest Post