DIALOGIS.CO, KUTAI KARTANEGARA — Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyesuaikan program latihan pembalap yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser, November mendatang.
Penyesuaian dilakukan menyusul kondisi kabut asap dan cuaca panas yang terjadi di Kukar. Kondisi tersebut membuat IMI Kukar mengurangi frekuensi latihan untuk menjaga kondisi fisik dan pernapasan para pembalap.
Sekretaris IMI Kukar, Adji Ades Caritabuana, mengatakan sebelumnya latihan dijadwalkan empat kali dalam sepekan. Namun, frekuensinya kini dikurangi menjadi dua kali dalam sepekan.
“Untuk cuaca sekarang, biasanya kami agendakan latihan seminggu empat kali. Kami kurangi menjadi seminggu dua kali. Itu pun mungkin kami latihan bermotornya saja,” ujar Adji, Jumat (18/9/2026).
Pengurangan juga dilakukan pada latihan fisik karena kondisi asap dikhawatirkan memengaruhi pernapasan atlet.
“Artinya untuk fisik kami kurangi karena terkendala cuaca ini. Takut memengaruhi faktor pernapasan mereka yang kami takutkan,” katanya.
Meski harus menyesuaikan intensitas latihan, persiapan IMI Kukar tetap berjalan. Adji menyebut persiapan kontingen balap motor saat ini telah mencapai sekitar 60 persen.
“Persiapan alhamdulillah sudah, boleh dikatakan 60 persen untuk kontingen Kukar dalam persiapan balap motor di bulan 11 nanti. Sementara latihan tetap kami genjot,” jelasnya.
Selain kondisi cuaca, jadwal sekolah juga menjadi tantangan dalam mengatur latihan. Sebagian besar pembalap yang dipersiapkan untuk Porprov masih berstatus pelajar.
“Pembalap semua rata-rata masih pelajar. Untuk mengatur jadwal itu memang susah karena mereka terkendala masih sekolah. Makanya kami atur jadwal latihan di Sabtu dan Minggu, mereka libur sekolah, dan juga karena cuaca kita yang ekstrem,” ungkapnya.
Untuk Porprov Kaltim 2026, IMI Kukar memastikan tetap menurunkan kekuatan penuh meski terdapat isu mengenai pengurangan nomor pertandingan.
“Kalau pengurangan nomor tanding, untuk IMI aman saja. Untuk pembalap juga full team. Ada lima pembalap yang kami turunkan masing-masing kelas yang diperlombakan,” ujarnya.
Terkait target, Adji berharap para pembalap mampu membawa pulang medali dari Kabupaten Paser.
“Target, ya setiap daerah pasti punya target. Tapi kami berharap yang penting bawa medali pulang. Maksimal emas, minimal perak atau perunggu,” jelasnya.
Ia juga meminta para pembalap menjaga konsistensi latihan sekaligus memperhatikan waktu istirahat selama masa persiapan.
“Saya berharap atlet konsisten untuk latihan mereka, jam istirahat mereka juga perlu diperhatikan,” tuturnya.
Kondisi persiapan tersebut menjadi perhatian Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar. Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengingatkan para atlet untuk tetap menjaga kesehatan selama menjalani program latihan menuju Porprov.
“Harapan kami jaga kesehatan baik-baik, kemudian ikuti terus pola latihan yang sudah diterapkan,” kata Ali.
Menurutnya, program latihan masing-masing atlet telah disusun oleh pelatih berdasarkan target yang dibebankan kepada setiap cabang olahraga (cabor).
“Pelatihan yang sudah diterapkan, karena pola ini sudah diatur oleh para pelatih sesuai dengan target yang dibebankan masing-masing itu,” jelasnya.
Ali juga mengajak masyarakat Kukar memberikan dukungan dan doa kepada seluruh atlet yang akan berlaga membawa nama daerah pada Porprov Kaltim 2026.
“Kami berharap semua masyarakat Kukar mendoakan atlet Kukar ini bisa berlaga dengan baik, dalam keadaan sehat, dan meraih prestasi yang luar biasa,” pungkasnya. (Adv/fk)







