Foto bersama Sekretaris Dispora Kukar, Dery Wardhana, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Imama Syafiriya bersama pemenang lomba gasing berajaan.
Foto bersama Sekretaris Dispora Kukar, Dery Wardhana, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Imama Syafiriya bersama pemenang lomba gasing berajaan.

Lomba Olahraga Tradisional Erau 2026 Usai Digelar, Dispora Kukar Dorong Peserta Terus Berkembang

DIALOGIS.CO, KUTAI KARTANEGARA — Lomba olahraga tradisional dalam rangkaian Erau Adat Kutai 2026 yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah selesai dilaksanakan.

Kegiatan yang berlangsung di Jembatan Repo-Repo tersebut digelar selama enam hari, mulai Senin (21/9/2026) hingga Sabtu (26/9/2026), dengan mempertandingkan olahraga tradisional seperti sumpit, ketapel, gasing dan belogo.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Imama Syafiriya, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Erau sekaligus ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dan mengembangkan olahraga tradisional.

“Dispora Kukar dalam rangka memeriahkan Erau, pada hal ini kami mengadakan beberapa kegiatan lomba tradisional yang telah dijadwalkan oleh panitia besar Erau. Ini ada empat kategori jenis lomba, begasing, belogo, menyumpit dan ketapel,” ujarnya.

Pelaksanaan lomba mendapat partisipasi dari peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Kukar. Bahkan, peserta dari luar Kalimantan Timur, yakni Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan, turut ambil bagian dalam perlombaan.

Imama menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti lomba dan ikut memeriahkan Erau melalui olahraga tradisional.

“Saya berterima kasih dan mengapresiasi untuk peserta yang mengikuti lomba olahraga tradisional dari seluruh Kabupaten Kukar bahkan dari luar provinsi yakni dari Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan yang juga ikut memeriahkan Erau lomba olahraga tradisional ini,” katanya.

Pada lomba sumpit putra, juara pertama diraih Azis dari Penyumpit Kerayaan Bilas, disusul Robin dari Temenggang Madang Pampang (TEMPA) di posisi kedua. Dedi Irawan dari Enggang Linjuh Mandala/Indu’ Lajem Mandala Seput berada di posisi ketiga, sedangkan Laing Along dari Enggang Borneo Sumpit (EBS) menempati posisi keempat.

Untuk sumpit wanita, Juli Santi dari Keleput Manuk Kilang, Desa Sungai Bawang, Kecamatan Muara Badak, meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Norma Yunita dari Enggang Linjuh Mandala/Indu’ Lajem Mandala Seput, disusul Farida Lahang dari TEMPA di posisi ketiga dan Nurhayati dari EBS di posisi keempat.

Pada lomba ketapel putra, juara pertama diraih Sultani dari Barabai, Kalimantan Selatan. Rose Van Borneo dari Kota Bangun, Kalimantan Timur, berada di posisi kedua, disusul Chairil Aswin dari Buhan Cykang Samarinda (BCS) di posisi ketiga dan Pujiyanto dari BCS di posisi keempat.

Sementara pada ketapel putri, Putri Nayya Kirana dari BCS menjadi juara pertama. Posisi kedua diraih Sujarwari, posisi ketiga Nurhayani, dan posisi keempat Rasti Three Putri Pratama.

Untuk ketapel beregu, juara pertama diraih pasangan Mansyur dan H. Amer dari Muara Muntai. Posisi kedua ditempati Chairil Aswin dan Sujarwati dari Samarinda, sedangkan Rendi dan Mindboll dari Tenggarong berada di posisi ketiga.

Pada lomba gasing turai massal anak-anak, M. Rizky Wardhana meraih juara pertama, disusul Arfan Mauza Abdillah di posisi kedua, Sella Septian di posisi ketiga, dan M. Hafiz Alfarizky di posisi keempat.

Untuk gasing turai massal dewasa, Joni menjadi juara pertama, Jumadi di posisi kedua, Asni di posisi ketiga, dan Aji Bojer dari Gasing Etam di posisi keempat.

Pada lomba gasing turai, juara pertama diraih Pempem dari Gasing Etam, diikuti Diaz dari Gasing Etam di posisi kedua. Izar Bolang dari KBM menempati posisi ketiga, sementara Fazri Kort MKR berada di posisi keempat.

Kemudian pada gasing bepepal, MGC B menjadi juara pertama, disusul MGC A di posisi kedua dan MGC C di posisi ketiga. Posisi keempat diraih KBM F dari Muara Muntai.

Untuk gasing berajaan, juara pertama diraih Achmad dari Batur 45, posisi kedua Zahduansyah dari Batur 45, posisi ketiga Aji Akhmad Martha Gazali, dan posisi keempat Raditya Fabbyan Nur.

Pada lomba belogo perorang, Akhmad Samdani dari Mangkurawang meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Julpansyah dari Muara Wis, posisi ketiga Pajryansyah dari Muara Wis, dan posisi keempat Jayadiansyah dari Muara Muntai.

Sedangkan pada belogo beregu, juara pertama diraih Dedi Gunawan dari Muara Wis A, disusul Mansyah dari Muara Wis C di posisi kedua, Pajriansyah dari Muara Wis B di posisi ketiga, dan Gustian Noor dari Muara Wis D di posisi keempat.

Imama berharap para pemenang tidak berhenti setelah mengikuti perlombaan olahraga tradisional dalam rangkaian Erau. Ia mendorong para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengikuti berbagai event olahraga di tingkat yang lebih luas.

“Harapan kami kepada para pemenang tidak hanya sampai di sini saja, namun terus lanjut mengikuti event-event provinsi maupun nasional lainnya,” tutupnya. (Adv/fk)

Add-a-little-bit-of-body-text_20250929_225158_0000
IMG-20251107-WA0002
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR (3)

#Trending Artikel

Terpopuler

239_20250930_235813_0000

Latest Post