DIALOGIS.CO, SAMARINDA – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar dan pemerataan kualitas pendidikan di tengah berbagai capaian pembangunan yang telah diraih.
Menurut PAN, manfaat pembangunan harus dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat hingga ke kawasan pinggiran.
Sikap tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PAN DPRD Kota Samarinda, Joko Wiratno, saat menyampaikan pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Samarinda.
Menurut Joko, berbagai penghargaan dan capaian pembangunan yang diraih Pemerintah Kota Samarinda patut diapresiasi.
Namun, keberhasilan tersebut tidak boleh mengurangi perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang masih memerlukan penyelesaian secara bertahap.
“Keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus melakukan penyempurnaan pembangunan di berbagai sektor,” ujar Joko, Kamis (30/7/2026).
Fraksi PAN menilai pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi pekerjaan yang harus diprioritaskan.
Pemerintah kota didorong mempercepat pengendalian banjir, meningkatkan kualitas jalan lingkungan, membenahi sistem drainase, menata kawasan perkotaan, serta memperbaiki kualitas lingkungan permukiman agar manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat.
Menurut Joko, pemerataan pembangunan infrastruktur akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat daya saing Kota Samarinda sebagai salah satu pusat pertumbuhan di Kalimantan Timur.
Selain infrastruktur, Fraksi PAN juga menyoroti sektor pendidikan. Pemerintah kota diminta memperluas akses pendidikan yang berkualitas melalui penambahan daya tampung sekolah, revitalisasi sekolah yang kondisinya masih belum memadai, terutama di wilayah pinggiran, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
“Di bidang pendidikan, Fraksi Partai Amanat Nasional berharap pemerintah kota terus meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan melalui penambahan daya tampung sekolah, revitalisasi sekolah yang masih kurang layak khususnya di wilayah pinggiran serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana,” kata Joko.
Fraksi PAN menegaskan keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang dibelanjakan pemerintah, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Karena itu, pemerataan pembangunan infrastruktur dan akses pendidikan dinilai harus tetap menjadi fokus dalam agenda pembangunan Kota Samarinda. (Adv/ml)







