DIALOGIS.CO, SAMARINDA – Peniadaan pawai pembangunan pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Samarinda dinilai berpotensi mengurangi aktivitas ekonomi masyarakat. DPRD Samarinda menilai kegiatan tersebut selama ini tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga membuka ruang usaha bagi pelaku UMKM.
Anggota DPRD Kota Samarinda, Jasno, mengatakan kebijakan efisiensi anggaran seharusnya tetap mempertimbangkan dampak ekonomi dari kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.
Menurutnya, pawai pembangunan telah menjadi agenda rutin yang mampu mendatangkan keramaian. Kondisi tersebut secara tidak langsung memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menawarkan dagangan kepada masyarakat.
“Pawai pembangunan ini sudah menjadi agenda rutin pemerintah kota, seyogyanya harus ada. Terlepas dari efisiensi atau tidak, saya pikir biaya pawai juga tidak terlalu besar,” kata Jasno, Selasa (18/8/2026).
Jasno memahami pemerintah kota tengah melakukan penyesuaian anggaran. Namun, ia menilai efisiensi tidak semestinya langsung menghilangkan kegiatan yang memiliki manfaat sosial sekaligus ekonomi.
Menurut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, pawai pembangunan bukan sekadar seremoni peringatan kemerdekaan. Konsentrasi masyarakat dalam jumlah besar selama kegiatan berlangsung dapat menciptakan aktivitas perdagangan di sekitar lokasi.
“Ini hiburan masyarakat dan masyarakat menunggu-nunggu. Walaupun dalam kondisi efisiensi, idealnya kegiatan ini tetap dilaksanakan,” ujarnya.
Ia berharap peniadaan pawai pembangunan pada 2026 tidak menjadi kebijakan permanen. Pemerintah kota didorong kembali memasukkan kegiatan tersebut dalam agenda perayaan kemerdekaan pada tahun berikutnya dengan tetap menyesuaikan kemampuan anggaran.
Jasno menilai pemerintah dapat mencari pola pelaksanaan yang lebih efisien tanpa harus menghilangkan kegiatan sepenuhnya. Dengan demikian, fungsi hiburan masyarakat sekaligus peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil tetap dapat dipertahankan.
“Dengan adanya event seperti ini, bakal ada sirkulasi UMKM untuk tumbuh. Secara tidak langsung, kegiatan ini juga bisa mendukung perputaran ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Adv/ml)







