Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie.

Sekolah Favorit di Samarinda Terancam Padat, DPRD Dorong Pemerataan Kualitas

DIALOGIS.CO, SAMARINDA – Ketimpangan kualitas antarsekolah dinilai ikut mendorong penumpukan peserta didik di sejumlah sekolah di Samarinda. Kondisi tersebut membuat beberapa sekolah membutuhkan tambahan rombongan belajar (Rombel) karena jumlah peserta didik mulai tidak sebanding dengan kapasitas ruang kelas yang tersedia.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie mengatakan, kebutuhan tambahan Rombel diketahui setelah pihaknya melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah. Penambahan kapasitas dinilai perlu dilakukan agar kepadatan siswa tidak mengganggu proses belajar mengajar.

“Beberapa sekolah yang kita kunjungi membutuhkan penambahan Rombel. Kita akan meminta bantuan Dinas Pendidikan untuk sekolah-sekolah yang perlu ditambah Rombel kelasnya,” kata Novan, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, persoalan daya tampung tidak semata-mata disebabkan keterbatasan ruang kelas. Ketimpangan fasilitas dan kualitas layanan pendidikan membuat masyarakat cenderung memilih sekolah yang dianggap lebih unggul.

Akibatnya, peserta didik terkonsentrasi di sekolah tertentu, sementara sekolah lain belum menjadi pilihan utama masyarakat.

“Kita perlu mendorong pemerataan pendidikan di seluruh sekolah. Jangan sampai masyarakat hanya berpikir sekolah tertentu saja yang bagus,” ujarnya.

Karena itu, Novan meminta pemerintah tidak hanya menambah Rombel pada sekolah yang mengalami kepadatan. Peningkatan fasilitas dan kualitas layanan di sekolah lain juga perlu dilakukan agar minat masyarakat terhadap sekolah dapat lebih merata.

Ia menilai persoalan tersebut juga berkaitan dengan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Mekanisme penerimaan perlu terus dievaluasi agar prosesnya berjalan lebih adil sekaligus mengurangi kesenjangan antarsekolah.

“SPMB juga perlu kita minimalisasi kecurangan, perbedaan, dan penyeragaman sekolah ke depan,” tegasnya.

Novan mengatakan pemerataan kualitas pendidikan menjadi semakin penting seiring perkembangan Samarinda dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Mobilitas masyarakat dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan persaingan, termasuk dalam memperoleh kesempatan pendidikan dan lapangan pekerjaan.

Menurutnya, generasi muda Samarinda harus dipersiapkan dengan kemampuan dan kompetensi yang memadai agar mampu bersaing dan mengambil manfaat dari perkembangan kawasan.

“Pemuda ke depan harus mampu berdaya saing dan memberikan efek yang besar bagi Samarinda maupun negara,” pungkasnya. (Adv/ml)

Add-a-little-bit-of-body-text_20250929_225158_0000
IMG-20251107-WA0002
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR (3)

#Trending Artikel

Terpopuler

239_20250930_235813_0000

Latest Post