DIALOGIS.CO, SAMARINDA – Sekretariat DPRD Kota Samarinda menggelar rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tanpa menggunakan anggaran APBD. Kegiatan yang berlangsung pada akhir Agustus 2026 tersebut mengandalkan semangat gotong royong serta partisipasi berbagai pihak.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Samarinda, Eddy Syahrani, mengatakan konsep tersebut dipilih agar peringatan hari kemerdekaan tetap dapat dilaksanakan meski pemerintah sedang menerapkan efisiensi anggaran.
“Tahun ini banyak perlombaan tradisional. Di tengah masa efisiensi, kita ingin melihat bahwa meskipun tidak ada anggaran untuk kegiatan ini, dengan semangat gotong royong kita tetap bisa melaksanakan hari lahir Indonesia,” kata Eddy, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Meski demikian, berbagai agenda tetap disiapkan untuk melibatkan masyarakat, perangkat daerah, hingga pelajar.
Kegiatan akan dibuka secara resmi pada 26 Agustus 2026. Pada hari pertama, Sekretariat DPRD Samarinda menggelar bazar UMKM, donor darah, serta penggalangan dana bagi veteran.
“Donor darah dan penggalangan dana veteran juga dimulai tanggal 26,” ujarnya.
Selain kegiatan sosial, panitia juga menyiapkan sejumlah perlombaan tradisional, termasuk lomba balon beregu. Pada 27 Agustus, berbagai perlombaan eksternal mulai digelar, salah satunya lomba karaoke yang diikuti perwakilan dari 10 kecamatan di Kota Samarinda.
Eddy menegaskan seluruh perlombaan yang diperuntukkan bagi masyarakat dapat diikuti tanpa biaya pendaftaran. Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan di lingkungan DPRD dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI tahun ini. Kegiatan sosial tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang hadir.
Di sisi lain, bazar UMKM disiapkan sebagai ruang promosi bagi pelaku usaha lokal. Sekretariat DPRD memperkirakan sekitar 30 hingga 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sekitar 30 hingga 40 pelaku UMKM diperkirakan ikut meramaikan bazar yang disediakan secara gratis,” kata Eddy.
Melalui konsep sederhana berbasis gotong royong, DPRD Samarinda berharap peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat, mendukung UMKM lokal, serta menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi warga. (Adv/ml)







