DIALOGIS.CO, SANGATTA – Tak hanya sukses secara prestasi, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) juga menuai pujian atas kualitas penyelenggaraan Kejurprov sekaligus Pra Porprov Panjat Tebing Kaltim 2025. Venue Panjat Tebing Bukit Pelangi dinilai sebagai salah satu fasilitas terbaik di luar Pulau Jawa oleh Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras.
Gelaran bergengsi yang berlangsung selama beberapa hari itu menjadi sorotan karena kerapihan organisasi, kesiapan teknis, serta antusiasme penonton lokal. Kutim sebagai tuan rumah sukses menghadirkan kompetisi yang aman, sportif, dan berstandar nasional.
“Venue Bukit Pelangi ini luar biasa. Tidak kalah dengan yang ada di kota besar. Ini bisa jadi contoh bagi kabupaten lain,” ujar Rusdiansyah saat memberikan sambutan penutupan.
Selain sukses sebagai tuan rumah, Kutim juga mendominasi raihan medali. Pada Kejurprov, Kutim mengoleksi 4 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Sementara di Pra Porprov, Kutim kembali unggul dengan 8 emas, 7 perak, dan 2 perunggu.
Ketua Pengprov FPTI Kaltim, Misbachul Choir, memuji sinergi antara panitia, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Kutim menunjukkan bahwa penyelenggaraan olahraga bisa dilakukan dengan profesional jika semua pihak bekerja sama,” katanya.
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi pun memberikan apresiasi kepada seluruh atlet dan panitia. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi batu loncatan menuju Porprov VIII di Paser tahun 2026. “Kami berkomitmen terus mendukung cabang olahraga yang berpotensi menyumbang medali,” ujarnya.
Keberhasilan Kutim menjadi juara umum dua kali berturut-turut ini semakin menegaskan reputasinya sebagai pusat olahraga panjat tebing Kalimantan Timur. Dengan fasilitas berkelas dan pembinaan atlet berkelanjutan, Kutim berpeluang besar menjadi rujukan nasional di masa depan. (adv/prokopimkutim/jn)







