KUTAI KARTANEGARA — Tiga atlet Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) lolos Seleksi Daerah (Selekda) dan terpilih menjadi bagian dari tim Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Padel Piala KONI 2026 di Jakarta, 12–18 Oktober 2026.
Ketua PBPI Kukar, Hardiansyah, mengatakan tiga atlet tersebut terdiri dari satu atlet putra dan dua atlet putri. Mereka berhasil lolos setelah mengikuti Selekda bersama 10 atlet yang sebelumnya dibawa PBPI Kukar.
“Alhamdulillah, setelah mengikuti selekda kemarin, dari 10 atlet yang kita bawa, tiga berhasil lolos,” kata Hardiansyah, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi awal yang baik bagi perkembangan olahraga padel di Kukar. Selain memberikan kesempatan kepada atlet untuk berkompetisi di tingkat nasional, hasil Selekda diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
Hardiansyah menilai keikutsertaan tiga atlet Kukar dalam tim Kaltim merupakan sebuah kehormatan. Pengalaman yang diperoleh dalam Kejurnas diharapkan dapat menjadi bekal bagi para atlet sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet baru dari Kukar yang mampu mengikuti kompetisi nasional lainnya.
“Harapan saya ini menjadi awal yang baik untuk teman-teman atlet yang ada di Kukar, sebagai penyemangat dan menambah pengalaman para atlet yang ada di Kukar juga. Suatu kehormatan ikut mewakili Kaltim dalam ajang Kejurnas ini,” ujarnya.
Hardiansyah menjelaskan, setelah dinyatakan lolos Selekda, ketiga atlet Kukar tersebut bergabung ke dalam tim PBPI Kaltim. Tahapan persiapan menuju Kejurnas selanjutnya berada di bawah koordinasi PBPI Kaltim, termasuk agenda pelatihan yang akan dijalani para atlet.
Ia menyebut, para atlet berpeluang mengikuti pemusatan latihan di Jakarta sebelum pelaksanaan Kejurnas. Namun, teknis dan jadwal pelatihan akan ditentukan oleh PBPI Kaltim.
“Setelah lolos ini, maka atlet-atlet itu sudah ikut dalam pelatihan di PBPI Kaltim. Mereka nanti mungkin akan pelatihan dulu di Jakarta sebelum mengikuti Kejurnas ini,” jelas Hardiansyah.
Ia berharap ketiga atlet tersebut mampu menampilkan performa terbaik dan memberikan hasil maksimal bagi Kaltim. Selain itu, pengalaman yang diperoleh di tingkat nasional diharapkan dapat dibagikan kepada atlet-atlet padel lainnya di Kukar sebagai bagian dari proses pembinaan ke depan.
“Semoga dengan pengalaman ini nanti akan muncul lagi atlet-atlet yang lain dan bisa mengikuti ajang-ajang nasional lainnya,” harapnya.
Sekretaris Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyambut positif keberhasilan tiga atlet padel Kukar yang lolos Selekda dan masuk dalam tim Kaltim untuk Kejurnas Piala KONI 2026.
Dery mengatakan, capaian tersebut menunjukkan potensi olahraga padel di Kukar, meskipun cabang olahraga tersebut masih tergolong baru berkembang di Kaltim, khususnya di Kukar. Menurutnya, keberadaan atlet yang mampu bersaing dalam seleksi tingkat daerah dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk mengenal dan mengembangkan olahraga padel.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dengan potensi yang kita punya, sumber daya yang kita punya, bahwasannya padel di Kutai Kartanegara itu bisa berkembang ke depannya,” kata Dery.
Ia juga menyinggung kondisi kepengurusan PBPI Kukar yang masih dalam tahap awal. Meski demikian, Dery menilai para atlet telah menunjukkan kemampuan untuk bersaing dengan atlet dari kabupaten dan kota lain di Kaltim.
Dery berharap para atlet Kukar dapat membawa nama baik Kaltim dan Kukar dalam Kejurnas mendatang. Ia juga berharap pengalaman serta capaian tersebut dapat mendukung pengembangan olahraga padel di daerah, termasuk peluang keterlibatan dalam ajang eksibisi Porprov.
“Harapannya yang pasti pertama bisa membawa nama baik Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara, di ajang Kejurnas nanti, terus juga bisa membawa medali,” pungkas Dery. (Adv/fk)







