IMG-20251204-WA0021

TPST Modern dan TPA Baru Jadi Tonggak Baru Pengelolaan Sampah di Kutim

DIALOGIS.CO, KUTAI TIMUR – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap memasuki era baru dalam tata kelola lingkungan. Melalui pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) modern dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berteknologi tinggi, Pemkab menargetkan perubahan menyeluruh dalam sistem pengelolaan sampah daerah.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, menegaskan bahwa pembangunan dua fasilitas ini menjadi tonggak penting bagi daerah.

“Kita ingin mengubah sistem lama menjadi lebih terintegrasi dan berbasis teknologi. TPST dan TPA ini bukan sekadar fasilitas, tapi simbol transformasi lingkungan,” katanya, Kamis (13/11/2025).

TPST akan berperan sebagai pusat pemrosesan awal dengan teknologi pemilahan dan pengolahan. Di sisi lain, TPA baru akan menjalankan sistem sanitary landfill, yang mampu mengurangi potensi pencemaran dan menekan volume sampah akhir.

“Dengan sistem baru ini, kita pastikan hanya residu akhir yang benar-benar dibuang. Sisanya akan diolah untuk manfaat ekonomi seperti pupuk, kompos, atau bahan daur ulang,” jelas Noviari.

Pemerintah menilai, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan sistem. Pemkab Kutim akan menggandeng sektor swasta, pelaku usaha, dan kelompok masyarakat peduli lingkungan untuk terlibat aktif.

Noviari juga menyampaikan bahwa pengelolaan modern ini akan memperkuat posisi Kutim dalam kompetisi lingkungan nasional seperti Adipura. Dengan manajemen sampah yang baik, pemerintah berharap bisa menciptakan kota yang bersih, tertib, dan sehat.

“Kita tidak ingin hanya sekadar dapat penghargaan, tapi juga memastikan kualitas hidup masyarakat meningkat lewat lingkungan yang bersih,” tutup Noviari. (ADV)

Add-a-little-bit-of-body-text_20250929_225158_0000
IMG-20251107-WA0002
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR (3)

#Trending Artikel

Terpopuler

239_20250930_235813_0000

Latest Post