DIALOGIS.CO, KUTAI KARTANEGARA – RHQ Football Academy menggelar Turnamen Mini Soccer yang dirangkai dengan peluncuran jersey terbaru di Fatma Sport Center Tenggarong, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal akademi sepak bola usia dini itu dalam membangun ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi para pemain muda.
Turnamen yang diikuti sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) di Tenggarong tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas.
Selain menjadi ajang pertandingan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antarpemain, pelatih, dan orang tua yang turut memberikan dukungan dari pinggir lapangan.
Ketua panitia pelaksana, Firdaus Nuzula, mengatakan kegiatan tersebut merupakan turnamen pertama yang diselenggarakan RHQ Football Academy sejak berdiri sekitar enam bulan lalu.
Menurutnya, momentum tersebut sekaligus menjadi ajang peluncuran resmi tim beserta jersey terbaru yang akan digunakan dalam berbagai kegiatan dan kompetisi mendatang.
“Kegiatan hari ini digelar untuk meningkatkan sportivitas sekaligus menjadi momentum launching tim dan jersey terbaru RHQ Football Academy. Ini juga menjadi turnamen pertama yang kami selenggarakan sejak akademi ini berdiri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak awal RHQ Football Academy dibentuk dengan tujuan memberikan wadah positif bagi anak-anak untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang sepak bola. Tidak hanya kemampuan teknis, akademi juga menekankan pembentukan karakter, disiplin, dan kerja sama tim.
Firdaus menilai perkembangan para pemain menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Setelah menjalani latihan rutin selama beberapa bulan terakhir, kemampuan dasar seperti passing, dribbling, hingga koordinasi antarpemain mulai terlihat semakin baik.
“Selama beberapa bulan latihan, Alhamdulillah perkembangan anak-anak sudah mulai terlihat, mulai dari passing, dribbling, hingga kerja sama tim. Kami benar-benar membina mereka dari nol,” katanya.
Menurutnya, turnamen seperti ini menjadi kesempatan penting bagi para pemain muda untuk merasakan atmosfer pertandingan yang sesungguhnya. Pengalaman bertanding dinilai mampu membangun mental, kepercayaan diri, serta kemampuan mengambil keputusan di lapangan.
Selain itu, hasil pertandingan juga menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih untuk menyusun program pembinaan yang lebih tepat sesuai kebutuhan para pemain.
“Turnamen ini menjadi evaluasi latihan. Ketika ada kekurangan saat pertandingan, nanti akan kami perbaiki lagi dalam sesi latihan berikutnya,” ungkapnya.
Ke depan, RHQ Football Academy berencana terus aktif mengikuti berbagai kompetisi dan menggelar kegiatan serupa dengan cakupan yang lebih luas. Harapannya, semakin banyak anak-anak yang mendapatkan ruang untuk berkembang melalui olahraga sekaligus menjauhkan mereka dari aktivitas negatif.
Saat ini, RHQ Football Academy juga tengah menjalani proses pendaftaran afiliasi ke PSSI Kutai Kartanegara sebagai langkah menuju partisipasi dalam turnamen resmi tingkat daerah maupun nasional.
Pada turnamen tersebut, tim SSB Al Hidayah Vamous Soccer berhasil meraih gelar juara pertama. Posisi runner-up ditempati SSB James Bond, disusul RHQ FA 3 di peringkat ketiga, RHQ FA 2 di posisi keempat, dan RHQ FA 1 di peringkat kelima.
Meski hasil akhir menjadi bagian dari kompetisi, semangat kebersamaan dan proses pembelajaran yang diperoleh para pemain muda menjadi nilai utama yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut. Dengan semangat baru yang ditandai melalui peluncuran jersey terbaru, RHQ Football Academy berharap dapat terus berkontribusi dalam pembinaan sepak bola usia dini di Kutai Kartanegara. (Fk)







