DIALOGIS.CO, SAMARINDA — Komisi III DPRD Kota Samarinda akan mengecek langsung laporan kerusakan pada bagian pondasi Teras Samarinda yang disebut mengalami ambruk saat pengerjaan turap. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi fisik sekaligus menelusuri pihak yang berwenang menangani bagian tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai persoalan tersebut. Namun, DPRD belum dapat memastikan kondisi maupun penyebab kerusakan lantaran belum melakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Ya kami dapat laporan, yang disampaikan kepada saya baru-baru ini, tapi sampai hari ini kami belum melihat secara fisik bagaimana kerusakannya,” kata Deni, Senin (5/10/2026).
Menurut Deni, pengecekan lapangan diperlukan untuk memastikan bagian Teras Samarinda yang dilaporkan bermasalah. Dari hasil pemeriksaan tersebut, DPRD juga akan menelusuri status kewenangan atas bagian yang mengalami kerusakan.
Hal itu penting karena penanganannya dapat melibatkan kewenangan Pemerintah Kota Samarinda, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, maupun Balai Wilayah Sungai (BWS).
“Nanti kalau memang kita sudah tahu wewenangnya itu bagian dari mana maka kita akan mencari, meminta langkah-langkah penyelesaiannya seperti apa,” ujarnya.
Deni menegaskan, persoalan tersebut juga tidak boleh menghambat kelanjutan pembangunan Teras Samarinda, khususnya pekerjaan tahap dua segmen satu yang telah direncanakan.
“Yang kedua juga kita ingin bahwa ini tidak mengurangi daripada pekerjaan yang ada di tahap dua segmen satu,” katanya.
Selain memeriksa laporan kerusakan, Komisi III berencana meninjau sejumlah bagian Teras Samarinda yang telah dibuka dan digunakan masyarakat. Peninjauan tersebut untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas setelah dimanfaatkan warga.
Deni berharap pengembangan Teras Samarinda tetap berjalan dan mampu menambah ruang terbuka serta pilihan rekreasi bagi masyarakat.
“Saya harapkan sih dengan dibukanya Teras Samarinda tahap dua ini tadi menambah tujuan rekreasi, menambah juga tempat terbuka di Kota Samarinda sehingga Samarinda ini banyak option, banyak pilihan lah artinya banyak pilihan untuk bisa menghabiskan waktu di libur ataupun di akhir pekan,” tutur Deni. (Adv/ml)







